Berita

   

           Sebagai tindak lanjut dari Deklarasi Pengembangan Posdaya di Sumatera Barat oleh Gubernur pada tanggal 2 Mei 2012, Yayasan Damandiri dan Haryono Centre, mengundang Tim Sosialisasi dan pengembangan Posdaya dari berbagai Perguruan Tinggi dan LKKS untuk mengikuti TOT dan OST Posdaya selama 3 hari, 10 - 12 Mei 2012 yang berlokasi di Jakarta dan Bogor. Universitas Tamansiswa juga ikut berperan dalam kegiatan tersebut dengan mengirim 7 orang Tim Posdaya nya.

           Posdaya sebagai forum silaturahmi, komunikasi, advokasi dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu, diharapkan dapat menjadi wadah pelayanan keluarga secara terpadu, yaitu pelayanan pengembangan keluarga secara berkelanjutan, dalam berbagai bidang, utamanya kesehatan, pendidikan dan wirausaha, agar keluarga bisa tumbuh mandiri di desanya. Setelah TOT dan OST, diharapkan seluruh perguruan tinggi yang mengikuti dapat menyebarluaskan program Posdaya di Perguruan Tingginya, terutama untuk menjalankan KKN Tematik Posdaya, sehingga percepatan pencapaian MDG's dapat terwujud di Sumatera Barat.

 

Penerima Dana Program Hibah Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PHP-PTS) Tahun Anggaran 2012 - Gelombang I, salah satunya adalah Universitas Tamansiswa Padang. Dengan program PHP-PTS, diharapkan Unitas Padang akan semakin dapat mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya untuk wilayah Sumatera Barat. Berita selengkapnya dapat dilihat di web  http://www.dikti.go.id

Tanggal 2 Mei  hari Pendidikan Nasional, bertepatan dengan hari itu Gubernur Sumatera Barat mencanangkan Pengembangan Posdaya Provinsi Sumatera Barat, di Aula Gubernuran yang dihadiri tidak kurang 300 orang undangan dari berbagai kalangan. Hadir pada acara tersebut para SKPD, LKKSA se Sumatera Barat dan mahasiswa Perguruan Tinggi di Sumatera Barat. Acara tersebut diliput langsung oleh TVRI Sumatera Barat dengan lama tayang 60 menit. Selain disiarkan di TVRI Sumatera Barat, siaran ulang akan dilakukan di TVRI Nasioanal.

          Seabagai Nara Sumber dalam acara ini adalah Gubernur Provinsi Sumatera Barat beserta istri, sebagai ketua LKKS Provinsi, Rektor Universitas Tamansiswa Padang, Rektor Unand, IAIN, direktur Bank Nagari dan ketua PWRI Sumatera Barat. Pencanangan ini merupakan komitmen Gubernur, yang akan mendukung penumbuhan dan pengembangan Posdaya yang telah ada di Sumatera Barat, terutama yang telah dipelopori oleh Universitas Tamansiswa Padang. Di masa datang Posdaya diharapkan akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, karena  Universitas Tamansiswa telah memiliki saudara-saudara yang memipunyai tekad yang sama untuk mengembangkan Posdaya, dari kalangan perguruan tinggi dan Pemda selain dengan LKKS yang telah melaksanakan MOU dengan Unitas.

               

 

Sebagai wujud dari kepedulian Universitas Tamansiswa Padang, pada hari Jum'at tanggal 2 Maret 2012, Universitas Tamansiswa Padang yang di lakukan oleh unsure pimpinan Unitas, melepas Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas untuk berangkat membawa bantuan korban banjir bandang di Kabupaten Pasaman. Pada kesempatan ini, Unitas memberikan bantuan bberupa bahan sandang dan pangan, selain uang yang akan diberikan langsung ke masyarakat sasaran oleh perwakilan mahasiswa Unitas Padang. Kegiatan pelepasan pemberian bantuan ini dilakukan di halaman parkir Unitas yang juga merangkap sebagai sarana lapangan bola basket. Hadir pada pelepasan ini, Rektor Unitas Prof. Dr. M Zulman Harja Utama, Wakil rektor I: Dr. Ir. Widodo Haryoko, MP, Wakil Rektor III: Meita Lefi Kurnia, SH., MH, Ketua Lembaga Penjamin Mutu: Dra. Yusmanidar, M.Si, Ketua LPPM: Ir. Zasmeli Suhaemi, MP dan sekretaris: Alfatri Anom, SH., MH dan Kepala BAU Unitas Padang: Sepris Yonaldi, SE., MM.

Universitas Tamansiswa dengan LKKS (Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial) Provinsi Sumatera Barat, telah menandatangani MOU untuk penumbuhan dan pengembangan Posdaya di Sumatera Barat pada hari Selasa, tanggal 28 Februari 2012. Universitas Tamansiswa ditandatangani oleh Rektor Prof. Dr. Ir. M Zulman Harja Utama, MP, dan LKKS Sumbar ditandatangani oleh Ibu Hj. Nevi Irwan Prayitno. Penandatanganan MOU ini  langsung dihadiri oleh ketua DNIKS (Dewan Nasional Indonesia bidang Kesejahteraan Sosial) Prof. Dr. Haryono Suyono.

Acara penandatanganan MOU dilaksanakan di gedung serbaguna LKKS Sumatera Barat, yang dihadiri oleh seluruh ketua LKKS Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, dengan jumlah hadirin sekitar 105 orang. Kegiatan kerjasama ini berlaku mulai 28 Februari 2012 sampai dengan 28 Februari 2015. Sebagai Ketua kegiatan ini adalah : Ketua LPM Unitas padang Ir. Zasmeli Suhaemi, MP dan wakil kegiatan adalah sekretaris LKKS Sumbar bpk. Syahbuddin. Pada program awal, direncanakan pada tanggal 2 Mei 2012 telah terbentuk Posdaya di seluruh wilayah Sumatera Barat.

 

Universitas Tamansiswa Padang, mulai melakukan peningkatan kualitasnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan peraturan pemerintah. Saat ini Unitas Padang sudah memiliki 5 prodi yang telah mempunyai mahasiswa yang cukup. Untuk pengembangan ke depan, Unitas akan membuka 8 Prodi baru, diantaranya adalah prodi Pascasarjana untuk bidang ilmu Hukum, Ekonomi dan Pertanian, yang direncanakan akan mulai beroperasional pada tahun 2013.

Guna menunjang sdm yang mendukung, Unitas Padang melaksanakan Kuliah Umum sekaligus Workshop tentang "Pengelolaan dan Pengembangan Program Studi Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2), pada hari Sabtu, 3 Maret 2012. Sebagai Nara sumber, telah hadir Prof. Dr. Ir. Sudirman Yahya, M.Sc, Guru Besar IPB Bogor, yang telah berpengalaman menjadi ketua Prodi S1, S2 dan S3 di IPB, dan sebagai Ketua Kantor  Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (KP3) IPB. Pada kegiatan, hadir seluruh dosen tetap Unitas padang beserta karyawan tak kurang dari 70 orang.

 

Seminar Nasional Universitas Tamansiswa Padang, telah berlangsung sukses. Tidak kurang 50 pemakalah ikut dalam Seminar ini disamping 4 orang Keynote Speaker yang di undang. Lebih dari 150 orang peserta keseluruhan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Seminar ini dilaksanakan bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian yang telah mendapat hibah dari instansi terkait seperti Dit. Litabmas Kemendiknas Dikti, Litbang Deptan dan lembaga lainnya.

Penelitian bagi Perguruan Tinggi merupakan salah  satu Tridarma Perguruan  Tinggi  yang  merupakan  satu kesatuan dengan dua darma yang  lain, yaitu Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Namun Pemanfaatan hasil penelitian belum memperoleh apresiasi secara memadai, hal  itu dapat diketahui bahwa sampai dengan Tahun 2010 kurang 5%  populasi dosen dan kurang dari 1% Guru Besar yang  aktif melaksanakan  pengabdian kepada masyarakat yang berupa sarana untuk pemanfaatan hasil penelitian.  Demikian  pula  besarnya  alokasi  dana  Pengabdian kepada masyarakat, contohnya  di  Dit. Litabmas masih  berkisar sekitar  15%  dari  alokasi  dana  riset  dosen.  Alokasi  tersebut  belum  mampu  ditingkatkan  sampai mencapai 20-25%.

Tujuan lain adalah, munculnya kemitraan antara berbagai perguruan tinggi, pemda dan instansi lainnya dalam pengembangan kegiatan yang merupakan pemanfaatan hasil penelitian untuk rakyat. Diaharapkan dengan semakin banyaknya penelitian yang berkembang, maka semakin banyak juga manfaatnya bagi rakyat terutama dalam hal peningkatan ekonomi.

 

Sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Taman Siswa Padang gelar kemah Bakti Mahasiswa (KBM) di Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu dan Minggu (11-12/2). 

 Kegiatan ini juga merupakan salah satu ajang mendekatkan mahasiswa kepada masyarakat, dan sekaligus mengenalkan Universitas Taman Siswa. Selain bakti sosial, KBM kali ini juga diisi dengan kegiatan penyuluhan KB dan bahaya narkoba melalui film dokumenter. Demikian diungkapkan Prof. Dr. Ir. M. Zulman Harja Utama, MP, Rektor Universitas Taman Siswa usai melaksanakan kegiatan penghijauan bersama ratusan mahasiswa dan masyarakat setempat. "Kita juga membagikan buku dan alat tulis sumbangan dari alumni kepada anak-anak di lokasi KBM. Hari Minggu kita gotong-royong bersama masyarakat. Malamnya kita juga hiburan masyarakat dengan musik orgen tunggal," ujarnya.

 

 

Universitas Tamansiswa makin meningkatkan kualitasnya, baru-baru ini Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nasioanal masih mempercayakan Program Studi Peternakan mendapatkan akreditasi dengan Peringkat B. Program studi Ilmu Hukum juga mendapat peringkat yang sama. Dapat dipastikan, bagi calon mahasiswa yang ingin memilih Universitas Tamansiswa padang sebagai pilihan, tidak perlu ragu-ragu, dan kami juga nyaris tidak lagi memiliki dosen dengan kualifikasi S1, dimungkinkan bahwa tahun 2012 ini, akan lulus magister 3 orang dosen kami masih berkualifikasi S1, dan saat ini 11 orang dosen sedang tahap penyelesaian pendidikan S3.

 

 

Hari Jum'at tanggal 27 Januari yang lalu, bertepatan dengan acara GEMARI di TVRI Nasional yang juga sekaligus perayaan HUT Yayasan Damandiri yang ke 16, Universitas Tamansiswa mendapatkan penghargaan Damandiri Award, yang diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Damandiri, Prof. Dr. Haryono Suyono.